Seorang Pemuda Tanggung

10:00 AM



Orang lain pasti nebak kalau saya anak pertama dan gak punya adik, itu salah besar. Saya punya satu adik yang sekarang udah jadi pemuda tanggung, suaranya udah berubah dibanding ia tk dulu, tingginya semakin bertambah melebihi saya, urusan nya sekarang bukan hanya sekedar main sepeda lalu jatuh dan berdarah melebihi itu ia udah mengenal cinta dan patah hati.


Waktu kecil saya galak sama dia, berantem terus malah udah gede pun saya jarang bertegur sapa kalau di rumah. Hingga suatu ketika saya pulang dan kita lagi akur, saya minta diantar ke undangan nikah teman smk, ia pun mau.

kondangan waktu itu

Sampai di gedung kita mencari tempat duduk dan saya bertemu beberapa teman smk, lantas teman saya bertanya "sama siapa?" "Oh ini bareng adik" jawab saya. "Iiih kirain pacarnya" saya pun hanya tertawa.

Setelah selesai memenuhi undangan saya berniat membeli sesuatu di sebrang gedung, kami pun nyebrang dan tiba-tiba ada tangan yang memegang erat menuntun saya menyebrang dan berpindah posisi untuk memberhentikan mobil-mobil yang lewat. Bukan, dia bukan mang parkir yang bantu nyebrangin tapi dia adik saya.

Hal sederhana yang membuat saya speechless dan tersenyum seraya berkata "ternyata adik saya udah tumbuh dewasa". Semenjak hari itu saya mulai merasa punya adik kembali. Maafkan saya belum jadi kakak yang baik. Semoga kita bisa saling memaknai satu sama lain (: 

Me love u brotha.

You Might Also Like

1 komentar absurd

  1. Aku malah sedih bacanya, kurang lebih aku sama Aa juga gitu anjir hahaha

    BalasHapus

Sebaik-baiknya blogger adalah yang meninggalkan jejak komentar saat blog walking -HR Blogger