Mendaki Sampai Bongkok ke Gunung Bongkok
12:25 PM![]() |
Gunung Parang, Gunung asepan yang ada di sebrang puncak batu tumpuk. |
Rumah saya di Purwakarta tapi
lebih tepatnya di salah satu kecamatan yang ada di dalamnya, yaitu Plered.
Tanah kelahiran saya di Batu tumpang, masih di salah satu kecamatan yang ada di
Purwakarta namun berbeda. Desa Batu tumpang termasuk ke dalam kecamatan
Tegalwaru, lebih jauh jaraknya dibanding Plered jika ditempuh dari Kota
Purwakarta. Batu tumpang merupakan sebuah desa dataran tinggi tapi dinginnya
masih kalah jika dibandingkan lembang.
Dekat Batu tumpang ada salah satu
gunung yang menjadi perhatian saya sejak kecil yaitu Gunung Bongkok. Pikiran
saya saat itu begini, Lagi bongkok aja tinggi gimana kalau berdiri wuih. Baru
selasa kemarin saya memiliki kesempatan untuk mendaki gunung bongkok. Gunung
ini terletak di desa kertamulya, Cikandang Tegalwaru. Tidak terlalu jauh dari
Batu tumpang.
Kala itu saya mendaki bersama
sepupu dan keponakan saya juga 5 orang temannya. Kami memulai pendakian dari
belakang Smp 2 tegalwaru yang merupakan pos pertama, oiya untuk menuju gunung
ini ada biaya masuk 10K/orang tapi karna kemarin saya pergi bersama salah satu
anak yang tinggal disekitar gunung jadilah gratis. Tidak jauh dari penandaan
pos pertama kita akan melewati rumah panggung yang kayaknya diperuntukkan
sebagai tempat istirahat, dari situ agak naik sedikit untuk melanjutkan
perjalanan melewati hutan bambu.
![]() |
Dalam perjalanan menuju puncak |
Setelah melewati hutan bambu
kemudian memasuki hutan, jalanan nya cukup licin saat itu karna sebelumnya
hujan. Selama perjalanan kita akan melewati batu-batu besar, ada tali di
pinggir kanan namun belum sepenuhnya trek dipasangi tali, juga ada
petunjuk-petunjuk jalan. Bagi saya cukup worth
it kalau harus membayar karna memang sepertinya dari uang tersebut
dialokasikan untuk keperluan pendakian, bahkan gunung bongkok ini sudah ada
sekertariat nya.
Perjalanan menuju puncak memakan
waktu 2 jam dengan hanya dua kali istirahat sebentar. Sekitar jam 11 kami
sampai di puncak utama batu tumpuk. Walaupun hanya 975 meter diatas permukaan
laut tapi cukup membuat kaki saya gemetar ketika menginjakkan kaki di
puncaknya, maklum baru pertama kali naik gunung.
![]() |
Akhirnya sampai puncak |
![]() |
Puncak Batu Tumpuk |
![]() |
Galumpit dari puncak |
![]() |
Batu nya penuh coretan :( |
![]() |
Ini sejarahnya tapak kaki si Jongrang kalapitung |
Dari puncak terlihat pemandangan gunung
parang dan gunung asepan juga gunung-gunung lainnya yang mengelilingi, ternyata
desa saya ini dikelilingi banyak gunung. Terlihat juga waduk Jatiluhur,
Galumpit dan desa-desa disekitar gunung tersebut. Rasa capek sampai harus
bongkok dalam perjalanannya terbayar dengan indahnya pemandangan diatas puncak,
dan kalau kata orang sunda mah waas karna begitu Agung nya kuasa sang Pencipta.
![]() |
Puncak Datar |
Usai makan dan puas menghabiskan
waktu selama dua jam diatas puncak kami bergegas turun karna kabarnya hujan
slalu turun jam 15.00. Tapi sebelumnya kami mencoba menikmati puncak datar yang
lokasinya tak jauh dari puncak utama. Sekitar jam 2 siang kami turun, kami harus
berhati-hati karna jalanan yang begitu menurun dengan tanah yang cukup licin.
Beberapa kali saya harus berjalan jongkok bahkan sampai merosot terpeleset
karna kualat menertawai keponakan.
![]() |
Bonus foto saya :D |
Sampai di pos pertama langit sudah gelap karna kabut
hitam, langsung saja tancap gas dan benar sekitar jam 3 kami kehujanan
dimandiin sama langit, untung daya tahan tubuh masih kuat sampai hari ini
walaupun pegal-pegal yang menyerang. Anyway¸gimana
liburan kalian ?
2 komentar absurd
ini bisa ngecamp cari sunrise gag mbak
BalasHapusKalo di puncak nya gak bisa mas soalnya cuma batu, gak ada lahan yg datar tapi sebelum puncak bisa kayaknya.
HapusSebaik-baiknya blogger adalah yang meninggalkan jejak komentar saat blog walking -HR Blogger